Pertumbuhan Bojonegoro di atas Jatim & Nasional

Posted on Oktober 6, 2010

2


Senin, 30 Agustus 2010 | 15:56 wib ET

BOJONEGORO, kabarbisnis.com: Pertumbuhan ekonomi Kabupaten Bojonegoro tercatat menduduki tertinggi di Jatim dengan persentase pertumbuhannya sebesar 12%. Bahkan pertumbuhan ekonomi Bojonegoro ini melebihi pertumbuhan ekonomi Jatim dan nasional dengan jumlah pertumbuhan 6,5% dan 6,17%.

“Bojonegoro merupakan penopang pertumbuhan ekonomi di Jatim. Dan pertumbuhan ekonomi nasional di topang dari Jatim,” kata Wakil Bank Indonesia (BI) Wibisono dalam temu pengusaha dalam rangka peningkatan ekonomi dan pengentasan kemiskinan di Pendopo Mawopati, Bojonegoro, seperti dikutip dari siaran pers Humas Kabupaten Bojonegoro, Senin (30/8/2010).

Pertumbuhan ekonomi yang dinilai ini dari beberapa sector yakni pertambangan, pertanian, perdagangan, dan jasa-jasa lainnya.

“Secara umum pertumbuhan ekonomi Bojonegoro tertinggi di Jatim. Tingginya pertumbuhan ekonomi disini karena adanya komitmen yang kuat dari Bupati. Selain itu dukungan Muspida dan sumber daya alam (SDA),” jelas Wibisono.

Tingginya pertumbuhan ekonomi di Bojonegoro ini, lanjutnya, ditopang dari sektor pertambangan yang mencapai 20%. Disusul sektor lainnya, seperti perdagangan, jasa, dan pertanian.

“Ini (tingginya pertumbuahan ekonomi) juga merupakan tantangan bagi Pemkab Bojonegoro untuk mempertahankannya,” jelasnya Wibisono.

Menurutnya, masing-masing kabupaten memiliki keunggulan di beberapa sektor dalam mengangkat pertumbuhan perekonomiannya. Dicontohkan, seperti Kabupaten Jombang sektor tertinggi adalah pertanian, Gresik di sektor listrik. Sedangkan Bojonegoro sendiri masih rendah pertumbuhan ekonominya di sektor pertanian.

“Kalau bisa, sektor pertanian harus ditingkatkan. Karena bidang ini paling aman dari krisis ekonomi ketimbang sektor lainnya seprti pertambangan dan perdagangan,” pesannya.

Wibisono mengungkapkan, adad beberapa potensi yang mampu mengangkat perkeonomian Bojonegoro selain bidang pertambangan. Yakni pertanian dan perkebunan, serta peternakan kambing dan sapi. “Dari hasil survey yang kita lakukan ada beberapa kendala untuk mengangkat potensi itu, yakni infrastruktur dan banjir Bengawan Solo,” ungkapnya.

Sementara itu, Bupati Bojonegoro Suyoto menyambut baik dengan paparan yang di sampaikan Bank Indonesia. Menurutnya, dari hasil paparan ini dapat diketahui keunggulan dan kelemahan yang musti disempurnakan untuk mengangkat perekonomian dan mengentaskan kemisikinan di Bojonegoro.

“Dengan begini kita jadi tahu sector mana yang masih perlu di perbaiki dan dimaksimalkan,” kata bupati yang akrab dipanggil Kang Yoto ini.

Dalam kegiatan ini juga dilakukan dialog dengan para peserta. Dialog ini dilakukan untuk menggali masukan dan kendala yang dihadapi dalam meningkatkan perekonomian dan mengtentaskan kemiskinan. kbc12

Sumber: http://www.kabarbisnis.com/nasional/2814349-Pertumbuhan_Bojonegoro_di_atas_Jatim___nasional.html

Posted in: Uncategorized