Hasilkan minyak 4,8 juta barel, Bojonegoro raup bagi hasil Rp39 miliar

Posted on Oktober 6, 2010

0


Kamis, 20 Mei 2010 | 09:09 wib ET

BOJONEGORO, kabarbisnis.com: Produksi minyak di Bojonegoro, Jawa Timur, pada triwulan I/2010 yakni mulai Desember 2009-Februari 2010, mencapai 4,8 juta barel.

Jumlah itu berasal dari beberapa sumur minyak yakni dari Unitisasi Petrochina 2,6 juta barel (24,2 persen), minyak Blok Cepu yang dikelola Mobil Cepu Limited (MCL) 1,1 juta barel, Joint operating Body (JOB) Pertamina – Petrochina East Java (JOB PPEJ) sebanyak 957 ribu barel dan dari Pertamina Cepu di Jawa Tengah, 112 ribu barel lebih.

“Perhitungannya dilakukan di Jakarta beberapa waktu lalu bersama BP. Migas dan beberapa pihak, serta daerah yang wilayahnya memiliki sumber minyak, termasuk Pemkab Bojonegoro,” kata Kepala Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Bojonegoro, Herry Sudjarwo.

Menurut dia, dari total produksi minyak di Bojonegoro pada triwulan I/2010 ini, Pemkab Bojonegoro memperoleh bagi hasil sebesar Rp39 miliar. Sedangkan pemerintah pusat menerima US$133 juta atau setara Rp1,23 triliun. Jumlah tersebut, dengan asumsi harga minyak berkisar antar 60 sampai 71 USD/barel.

“Jadi dari jumlah total total US$356 juta setara Rp3,29 triliun, tersebut dibagi dengan pemerintah pusat. Dan kita memperoleh bagi hasil migas sebesar Rp39 miliar,” jelas Herry.

Dia optimis dengan stabilnya produksi minyak di Bojonegoro, target pendapatan dari dana bagi hasil minyak berkisar Rp80 miliar bakal tercapai. Pasalnya, pada tahun ini, dari beberapa sumur minyak itu, dia menargetkan produksi bisa mencapai 20 juta barel.

“Mudah-mudahan dengan dukungan sumur Banyuurip, Blok Cepu, yang sudah produksi ini target itu bisa terpenuhi,” pungkasnya. kbc2

Sumber: http://www.kabarbisnis.com/migas/2811865-Hasilkan_minyak_4_8_juta_barel__Bojonegoro_raup_bagi_hasil_Rp39_miliar.html

Posted in: Uncategorized