Fasilitas produksi puncak minyak Cepu dikerjakan

Posted on Agustus 21, 2010

0


Dia menyebutkan, ada lima proyek skala besar yang semuanya merupakan fasilitas produksi puncak minyak Blok Cepu sebesar 165 ribu barel per hari, yang saling berkaitan. Dari lima proyek tersebut, tiga proyek di antaranya sekarang ini sudah mulai dilelang.

Deddy enggan menyebutkan, nilai kelima proyek minyak Blok Cepu, dengan alasan bukan kewenangannya. Namun, tiga proyek yang sudah dilelang tersebut yakni pembangunan early production facilities (EPF) 2.

EPF 2 tersebut, karena mampu mengolah 165 ribu barel per hari, kapasitasnya jauh lebih besar dibandingkan dengan EPF yang sudah berdiri di Desa Gayam, Kecamatan Ngasem, yang mengelola produksi minyak Blok Cepu, sebesar 20 ribu barel per hari.

“Karena kapasitasnya jauh lebih besar, kita beri nama central production facilities (CPF),” jelasnya.

Proyek lainnya, pembangunan jaringan pipa sepanjang 72 Kilometer sebesar 20 inci, mulai lokasi CPF di Kecamatan Ngasem menuju ke lepas pantai di Kecamatan Palang, Tuban.

Selain itu, juga pembangunan jaringan pipa sepanjang 20 kilomter dari lepas pantai Palang, Tuban, ke tengah laut. Menurut ia, di tengah laut ini, produksi minyak Blok Cepu ditampung.

Menurut dia, ketiga proyek fasilitas produksi minyak Blok Cepu tersebut, saling berkaitan. Kalau saja, satu proyek belum rampung dikerjakan, proyek lainnya tidak bisa berfungsi.

Yang jelas, ketiga proyek tersebut, lelangnya sudah dilaksanakan dan pembangunan bisa langsung dilaksanakan, setelah ada keputusan dari Pemerintah. Sedangkan dua proyek yang masih dalam tahap persiapan lelang yakni pembangunan floading storage offshore (FSO) dan tambatan kapal FSO.

Produksi puncak minyak Blok Cepu sebesar 165 ribu barel per hari, sesuai skenario yang ada dijadwalkan bisa terlaksana pada tahun 2012. Produksi puncak tersebut, ditunjang dengan 49 buah sumur, di antaranya 39 buah sumur merupakan sumur produksi, lainnya merupakan sumur injeksi gas dan air. ant

Sumber : http://www.surya.co.id/, SENIN, 12 APRIL 2010

Posted in: Uncategorized